Sekda Sultra melalui Karo Pemerintahan Buka Rapat Koordinasi dan Pemetaan Kerja Sama Daerah

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara yang diwakili oleh Kepala Biro Pemerintahan Setda Sultra, Iwan Susanto, secara resmi membuka Rapat Koordinasi dan Pemetaan Kerja Sama Daerah di Hotel Claro Kendari, Rabu (1/10/2025).
Dalam sambutannya, Iwan menegaskan bahwa forum ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan wadah strategis untuk memperkuat sinergi dan membangun komitmen bersama antardaerah. “Kegiatan ini adalah forum kebersamaan untuk berbagi ide, pengetahuan, dan pengalaman dalam memperkuat kolaborasi,” ujarnya.

Rapat koordinasi ini menghadirkan narasumber, yakni Ir. La Ode Muh. Alwi, M.Si., Kepala Bidang Pembangunan Manusia dan Masyarakat Bappeda Provinsi Sultra, serta Kiki Sriyanti, S.IP., M.A.P., Konsultan Kerja Sama Daerah. Kehadiran keduanya diharapkan mampu memperkaya diskusi dan memberikan masukan strategis.
Iwan menekankan empat poin penting dalam pemetaan kerja sama daerah:
- Identifikasi potensi unggulan daerah di sektor ekonomi, pariwisata, pendidikan, kesehatan, dan bidang strategis lainnya.
- Perumusan rencana kerja sama yang jelas, dengan tujuan, target, indikator, dan jangka waktu terukur.
- Penguatan kolaborasi melalui pemanfaatan teknologi informasi, untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi antarinstansi maupun antardaerah.
- Peningkatan kesejahteraan masyarakat sebagai tujuan akhir dari setiap bentuk kerja sama.

Ia berharap rapat ini menghasilkan rekomendasi konkret berupa rencana kerja sama daerah lima tahun ke depan yang sesuai dengan program strategis perangkat daerah. “Mari pastikan program dan kegiatan yang kita rancang benar-benar memberikan manfaat besar bagi masyarakat Sulawesi Tenggara,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Iwan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya Bagian Kerja Sama dan panitia penyelenggara, atas dedikasi dan kerja keras sehingga kegiatan berjalan lancar.
“Momentum ini harus menjadi awal membangun Sulawesi Tenggara yang lebih maju, sejahtera, berbudaya, dan berdaya saing melalui kerja keras, kolaborasi, dan komitmen bersama,” pungkasnya. IKP
